Konsep Pertunjukan

———————————————————–

Pertunjukan ini menampilkan beberapa tokoh yang semuanya bermonolog. Masing-masing monolog menunjukkan bagaimana mereka melihat diri mereka dan orang lain, juga menjalin cerita besar soal sebuah perselingkuhan. Ida, seorang perempuan modern, terjebak antara konsepsi kebebasan tubuh dan seksual dari suaminya, Ahmad Zakaria, tetapi di saat yang sama merasa terbebas dengan konsepsi percintaan dan romantisme Hendrik Panggabean, selingkuhannya.

Sementara itu, tokoh paranormal Ki Tejo Asmoro asyik dengan sudut pandangnya sendiri yang selalu mengaitkan sesuatu dengan hal gaib dan tokoh pengacara Fahri Abdul yang berusaha melebarkan kasus personal menjadi kasus sosial dan politik demi kepentingannya sendiri.

Setiap tokoh di atas akan tampil di dalam kotak kubus yang menjadi panggung sekaligus pembatas dunia mereka. Mereka tidak akan banyak bergerak dan tidak akan berinteraksi secara fisik dengan tokoh-tokoh lain.  Satu-satunya hal yang menghubungkan mereka adalah plot cerita.